Program Studi Sanitasi Poltekkes Kupang [email protected]

Peningkatan Mutu Pelayanan Publik dalam Mendukung Reformasi Birokrasi dan Budaya Kerja Kemenkes

05 Mar 2026
07:05 WIT

Kamis, 27 Agustus 2026 — Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan publik sekaligus memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi dan budaya kerja di lingkungan Kementerian Kesehatan, dilaksanakan kegiatan Peningkatan Mutu Pelayanan Publik dalam Mendukung Reformasi Birokrasi dan Budaya Kerja Kemenkes. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas, profesional, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, serta didukung oleh budaya kerja yang mampu memberikan pengalaman pelayanan terbaik kepada pengguna layanan.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, yang disampaikan oleh Bapak Agung Ruhdiyat, S.Kep., Ners., M.Kep., selaku Ketua Tim Kerja Penjaminan Mutu dan Kerja Sama. Dalam laporannya, disampaikan bahwa peningkatan mutu pelayanan publik membutuhkan komitmen bersama, baik dari unsur pimpinan maupun seluruh jajaran pelaksana pelayanan, sehingga budaya mutu dapat menjadi bagian yang melekat dalam setiap proses kerja organisasi.

Selanjutnya, kegiatan secara resmi dibuka melalui sambutan dan arahan dari Dr. Ahmad Muhidin, S.Psi., M.Psi., Analis Kebijakan Ahli Madya pada Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Kementerian Kesehatan RI. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya membangun aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, serta orientasi pelayanan. Reformasi birokrasi tidak hanya berkaitan dengan perubahan sistem dan tata kelola, tetapi juga membutuhkan perubahan pola pikir, perilaku, dan budaya kerja sehingga mampu menghasilkan pelayanan publik yang semakin efektif, responsif, dan berkualitas.

 

Kegiatan menghadirkan dua narasumber yang memberikan perspektif mengenai transformasi internal dan praktik pelayanan unggul. Narasumber pertama adalah Ibu Afifa Farha, SKM., MM., Ketua Tim Kerja Change Management II Culture Transformation Office Kementerian Kesehatan RI, yang menyampaikan materi “Arah Kebijakan Transformasi Internal Kemenkes.” Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya transformasi budaya organisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat perubahan internal Kementerian Kesehatan. Transformasi tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui perubahan perilaku dan pola kerja setiap insan Kementerian Kesehatan agar semakin adaptif, kolaboratif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.

Narasumber berikutnya adalah Ibu Dian dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang membawakan materi Praktik Pelayanan Unggul PT KAI: Dari Budaya Kerja ke Customer Experience.” Melalui materi tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai bagaimana budaya kerja dapat diterjemahkan menjadi praktik pelayanan yang memberikan pengalaman positif kepada pelanggan. Pengalaman PT KAI menjadi salah satu contoh bahwa pelayanan unggul membutuhkan konsistensi budaya kerja, kedisiplinan, inovasi, kepedulian terhadap pengguna layanan, serta komitmen seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai unit di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, antara lain Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan beserta jajaran Poltekkes di seluruh Indonesia, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, serta Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Kesehatan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat implementasi budaya kerja yang berorientasi pada mutu, inovasi, integritas, kolaborasi, dan kepuasan pengguna layanan.

Dari budaya kerja yang kuat, lahir pelayanan publik yang unggul. Dari pelayanan yang unggul, tumbuh kepercayaan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi momentum untuk terus mendorong perubahan positif dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas serta mendukung keberhasilan Reformasi Birokrasi dan Transformasi Budaya Kerja Kementerian Kesehatan RI